Minggu, 15 Mei 2011

satu waktu



..... untukmu

Satu tahun setengah dan seterusnya
Perjalanan cinta kita hanya mengeram
Dalam perahu tersenyum bersama mimpi

Hanya senyum bekal yang kau bawa
Berkeliling mengitari dunia jagat raya
Tak ada pelabuhan untuk berlabuh
Kecuali di antara hidup dan mati

Matahari tak perlu berpura-pura
Mewarnai kanvas dengan senyumnya yang durjana
Jika memang kau mengindap gerhana
Lebih baik berterus terang untuk kuncup mawar
besok yang akan merekah di ujung mentari

sebagai bekal untuk perjalanan
cintaku yang terapung
di atas senyummu dan sebaris puisi


 15 februari 2010


2 komentar: